Magelang – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, melakukan kegiatan tabur benih ikan nila di kolam ikan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di Lapas Magelang, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan tabur benih ikan nila ini menjadi simbol dimulainya siklus baru budidaya perikanan di Lapas Magelang, yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bimbingan dan pengawasan petugas pemasyarakatan.
Program ini bertujuan memberikan keterampilan di bidang perikanan sekaligus menanamkan nilai kerja keras dan kemandirian kepada WBP.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas pengelolaan program perikanan di Lapas Magelang.
“Program budidaya ikan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian WBP. Harapannya, kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata, ” ujar Mardi Santoso.
Kakanwil juga menekankan pentingnya kesinambungan dan pengelolaan yang baik agar hasil budidaya dapat optimal.
“Dengan pengelolaan yang tepat, program ini dapat menjadi contoh pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan, ” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Magelang, Agung Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tabur benih ikan nila ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Magelang dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian WBP.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan program perikanan di Lapas Magelang. Melalui kegiatan ini, WBP diharapkan memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah bebas nanti, ” jelas Kalapas.
Kalapas menambahkan bahwa keterlibatan langsung Kakanwil menjadi motivasi tersendiri bagi petugas dan WBP.
“Dukungan dan perhatian dari pimpinan memberikan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian di Lapas Magelang, ” imbuhnya.
Dengan terlaksananya kegiatan tabur benih ikan nila ini, Lapas Kelas IIA Magelang menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian WBP secara berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pemasyarakatan yang produktif dan berorientasi pada pemberdayaan.
(Humas Lapas Magelang)
