Bentuk Kepedulian Pegawai Lapas Magelang Terhadap Masyarakat Melalui Donor Darah

    Bentuk Kepedulian Pegawai Lapas Magelang Terhadap Masyarakat Melalui Donor Darah
    Bentuk Kepedulian Pegawai Lapas Magelang Terhadap Masyarakat Melalui Donor Darah

    Magelang – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) ke-1 Tahun 2025, pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas.in9IIA Magelang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

    Kegiatan yang mengusung tema “IMIPAS Peduli 2025” ini dilaksanakan pada Kamis, 13 November 2025 dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang sebagai mitra pelaksana.

    Kegiatan donor darah ini diikuti defngan antusias oleh para pegawai Lapas, baik dari unsur pejabat struktural, staf, Dharma Wanita maupun petugas pengamanan.

    Sebanyak 26 kantong darah berhasil dikumpulkan, yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI. Aksi sosial ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, tetapi juga cerminan nilai gotong royong dan solidaritas yang menjadi bagian dari semangat korps pemasyarakatan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Magelang, Agung Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud komitmen pegawai pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan tidak hanya bertugas melakukan pembinaan bagi Warga Binaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, ” ungkapnya.

    Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima darah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kesehatan pegawai, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan rasa empati di lingkungan kerja. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, diwarnai senyum para pendonor yang dengan sukarela memberikan setetes darah untuk kehidupan orang lain.

    Melalui kegiatan “IMIPAS Peduli 2025” ini, Lapas Magelang berharap dapat terus menumbuhkan budaya berbagi dan memperluas dampak positif pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat. Donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol kemanusiaan dan kepedulian tanpa batas dari insan pemasyarakatan untuk negeri.

    (Humas Lapas Magelang)

    jawa tengah magelang lapas magelang
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Lapas Magelang Gelar Pengobatan Gratis Bagi...

    Artikel Berikutnya

    Polri Tingkatkan Skill TPTKP Lewat Kolaborasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    PPATK Ungkap Rp12,49 T Omzet Tekstil Diduga Disembunyikan
    PPATK Ungkap Rp992 T Dana Ilegal dari Tambang Emas Tanpa Izin
    Bareskrim Polri Blokir 63 Rekening PT Dana Syariah Terkait Kasus Rp2,4 T
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Lapas Magelang Maksimalkan Lahan yang Ada untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan

    Ikuti Kami